Doa Pengantin Yusuf dan Zulaikha, mendoakan isteri curang

 Yusuf dan Zulaikha kononnya, kisah cinta agung. Kononnya ia lebih agung dari Romeo dan juliet, Laila dan Majnun. Begitulah menurut puisi Sufi Parsi.

Siapakah itu Zulaikha? Nama Yusuf dan Zulaikha, sering digandingkan dengan Adam dan Hawa, Muhammad dan Khartijah didalam doa pengantin. Maka olih kerana, yang mengetuai bacaan doa itu diberi gelaran al-ustaz maka para tetamu tanpa banyak soal mengaminkan doa agar kedua mempelai cinta mencinta, bahagia bagai Yusuf dan Zulaikha. Maka olih kerana para tetamu ramai yang buta Quran, tanpa soal selidik hadirin mendoakan supaya siisteri jadi seperti Zulaikha.

Bukankah zulaikha itu seorang isteri yang curang, yang punya nafsu kuat, ibu haruan yang  pantang melihat Yusuf anak angkatnya yang gagah dan tampan tanpa tandingan. Zulaikha, bukankah ia yang mengoda dan menfitnahkan Yusuf, yang tetap dengan Iman. Bukan kah Zulaikha isteri Pontipac al-Aziz, yang menfitnahkan Yusuf mengakibatkan  yusuf dipenjara firauan?

Malangnya ramai yang terpengaruh penyair penyair Parsi,  yang mengagung-agungkan berahi dan nafsu Zulaikha terhadap Yusuf. Malangnya ramai yang melihat tulisan-tulisan padang pasir sebagai wahyuNya. Malangnya ramai yang tidak mengkaji penuh puisi sufi yang  sebenarnya tidak menidakkan kandungan Quran

Berikut adalah kandungan surah Yusuf yang menceritakan dengan terperinci kecurangan Zulaikha 

[22]

 Dan ketika Yusuf sampai ke peringkat umurnya yang sempurna kekuatannya, Kami beri kepadanya kebijaksanaan serta ilmu pengetahuan; dan demikianlah kami membalas orang-orang yang berusaha memperbaiki amalannya.
[23]
Dan perempuan yang Yusuf tinggal di rumahnya, bersungguh-sungguh memujuk Yusuf berkehendakkan dirinya; dan perempuan itupun menutup pintu-pintu serta berkata: “Marilah ke mari, aku bersedia untukmu”. Yusuf menjawab: “Aku berlindung kepada Allah (dari perbuatan yang keji itu); sesungguhnya Tuhanku telah memuliharaku dengan sebaik-baiknya; sesungguhnya orang-orang yang zalim tidak akan berjaya”.
[24]
Dan sebenarnya perempuan itu telah berkeinginan sangat kepadanya, dan Yusuf pula (mungkin timbul) keinginannya kepada perempuan itu kalaulah ia tidak menyedari kenyataan Tuhannya (tentang kejinya perbuatan zina itu). Demikianlah (takdir Kami) untuk menjauhkan dari Yusuf perkara-perkara yang tidak baik dan perbuatan-perbuatan yang keji, kerana sesungguhnya ia dari hamba-hamba Kami yang dibersihkan dari segala dosa.
[25]
Dan mereka berdua pun berkejaran ke pintu, serta perempuan itu mengoyakkan baju Yusuf dari belakang; lalu terserempaklah keduanya dengan suami perempuan itu di muka pintu. Tiba-tiba perempuan itu berkata (kepada suaminya): Tidak ada balasan bagi orang yang mahu membuat jahat terhadap isterimu melainkan dipenjarakan dia atau dikenakan azab yang menyiksanya”.
[26]
Yusuf pula berkata: “Dia lah yang memujukku berkehendakkan diriku”. (Suaminya tercengang mendengarnya) dan seorang dari keluarga perempuan itu (yang ada bersama-sama) tampil memberi pendapatnya dengan berkata:” “Jika baju Yusuf koyak dari depan maka benarlah tuduhan perempuan itu, dan menjadilah Yusuf dari orang-orang yang dusta.
[27]
Dan jika bajunya koyak dari belakang, maka dustalah perempuan itu, dan Yusuf adalah dari orang-orang yang benar”.
[28]
Setelah suaminya melihat baju Yusuf koyak dari belakang, berkatalah ia: “Sesungguhnya ini adalah dari tipu daya kamu orang-orang perempuan; sesungguhnya tipu daya kamu amatlah besar pengaruhnya.
[29]
Wahai Yusuf, lupakanlah hal ini. Dan engkau (Wahai Zulaikha), mintalah ampun bagi dosamu, sesungguhnya engkau adalah dari orang-orang yang bersalah!”
[30]
Dan (sesudah itu) perempuan-perempuan di bandar Mesir (mencaci hal Zulaikha dengan) berkata: Isteri Al-Aziz itu memujuk hambanya (Yusuf) berkehendakkan dirinya, sesungguhnya cintanya (kepada Yusuf) itu sudahlah meresap ke dalam lipatan hatinya; sesungguhnya kami memandangnya berada dalam kesesatan yang nyata.”
[31]
Maka apabila ia (Zulaikha) mendengar cacian mereka, dia pun menjemput mereka dan menyediakan satu jamuan untuk mereka, serta memberi kepada – tiap seorang di antara mereka sebilah pisau. Dan pada ketika itu berkatalah ia (kepada Yusuf): “Keluarlah di hadapan mereka”. Maka ketika mereka melihatnya, mereka tercengang melihat kecantikan parasnya, dan mereka dengan tidak sedar melukakan tangan mereka sambil berkata: “Jauhnya Allah dari kekurangan! Ini bukanlah seorang manusia, ini tidak lain melainkan malaikat yang mulia!”
[32]
(Zulaikha) berkata: “Inilah orangnya yang kamu tempelak aku mengenainya! Sebenarnya aku telah memujuknya berkehendakkan dirinya tetapi ia menolak dan berpegang teguh kepada kesuciannya; dan demi sesungguhnya kalau ia tidak mahu melakukan apa yang aku suruh tentulah ia akan dipenjarakan, dan akan menjadi dari orang-orang yang hina.”
[33]
Yusuf (merayu kehadrat Allah Taala dengan) berkata: “Wahai Tuhanku! Aku lebih suka kepada penjara dari apa yang perempuan-perempuan itu ajak aku kepadanya. Dan jika Engkau tidak menjauhkan daripadaku tipu daya mereka, mungkin aku akan cenderung kepada mereka, dan aku menjadi dari orang-orang yang tidak mengamalkan ilmunya”.

Kepada bakal-bakal pengantin, ada baiknya persandingan saudara saudari tidak diiringi doa yusuf dan Zulaikha.

59 Responses to “Doa Pengantin Yusuf dan Zulaikha, mendoakan isteri curang”

  1. norasiah Says:

    Ini menunjukkan sipembaca doa di majlis persandingan tak pernah memahami isi kandungan AlQuran, kesian nya…….

  2. admin Says:

    hakikatnya masyarakat kita kurang membuat kajian sama ada perkara itu boleh atau tidak..atau masyarakat kita yang lebih suka mengikut membuta tuli..

  3. inspigoblog Says:

    buta dan tuli, tepat sekali

  4. Mohamad Ariff Puteh Says:

    The majority of the malay muslims are jahil in their basic understanding of Islam. But, a caveat: jahil here in the arabic context means: not knowing. The levels of kejahilan however differs within the gamut of their different educational levels and background. BUT, the biggest setback, is the same lackadisical attitude that they exibit in terms of their attirude towards learning and relearning in ANY subjects, including their religion. But, there is a growing group of professionals and non professionals showing an awareness towards a tajdid or an islah. So: both ‘bodoh’ and ’sombong’ towards wanting to be better educated in the religion. Unlike,the non-muslims,when they convert to Islam, they do it on a firm grasp of the religion. So taqlid buta is almost a norm in applying their Islamic Deen.

  5. mine. Says:

    Tak perlu mencari teman secantik BALQIS,
    Jika diri tak seindah SULAIMAN,

    Mengapa mengharap teman setampan YUSUF,
    Jika kasih tak setulus ZULAIKHA,

    Tak perlu diri menjadi seteguh IBRAHIM,
    Jika tak sekuat SARAH,

    Mengapa didamba teman hidup seistimewa KHADIJAH,
    Jika diri tak sesempurna RASULULLAH S.A.W,

  6. mine. Says:

    zulaikha’s not a women like you all talking about…
    if Zulaikha was a women whom betray her husband…
    she wont be letting by Allah to be part in Yusuf a.s life…
    btw, the noble and long lasting love from zulaikha have open and makes Yusuf in love with her…
    btw, everyone deserve a second chance in life…She was a follower of the religion of love.For her Allah wasn’t a God to be feared but a God to be loved.

  7. mine. Says:

    From the story of Yusuf and Zulaikha we learn what part beauty plays in the world of love

  8. inspigoblog Says:

    The story of yusuf and zulaikha is narrated in detail in surah Yusuf in that Ahsannul Hadis, the Quran. If the poetic rendition of that sufi romantic is analysed, the first part does amplify the lust and desire of zulaikha for her lover, assumed to be yusuf. but the second half of the beautiful poetry refers to the story as detailed in the scriptures, the old testament included. Nurruddin Abdurahman Jani’s work need to be read in total.

    Unfortunately there are many ustazs who are ‘buta quran’ and when he recites the dua pengantin, many in the flock assume that it is the gospel truth. Without reservation and without questioning recite the AMEN in concert. There are unfortunately many ustazs “cut and paste” who never read the quran.So beware of the Doa.

    Zulaikha was the wife of Potiphar ,the al-aziz as refered in the quran. Potiphar was an officer of Pharaoh Ahmenemhet III. Driven by her lust for that elusive lover, Zuleikha betrayed her husband, tried to seduce yusuf, and framed yusuf, Yusuf was jailed as a result.

    The Quran, The Quran, The Quran, the Ahsanul Hadis, hadis terbaik, cerita terbaik, rujukan terbaik.

  9. administrator Inspigoblog Says:

    I have the consent of a brother MCOB Zin Dahari a.k.a the dictator of kerajaan langit to copy the following comment which first appeared in our e-group.

    “The first time I heard of this Yusof/Zulaikha wedding doa was 3 years ago and since then, it has been repeated elsewhere. What hit my mind the first time I heard of the doa was: I was imagining the newly wedded wife chasing the hubby all over the bedroom, kitchen, bathroom, tearing sarong and shirts apart … (phew, what a kinky couple they will be.) And 15 years after the wedding, she will still be chasing her husband around the house but this time with a parang ! ”

    peace,
    zin

    PS: Surah Yusof is the only surah of which ALL the verses are about the enchanting history of NabiYusof. It is enchanting because of his ability to interpret dreams and how women find him irresistible. It’s the stuff of which mystics would love to ponder … did Yusof marry Zulaikha ? sorry, no mention at all in the Quran.

  10. administrator Inspigoblog Says:

    An eloquently expressed opinion by a brother MCOB, Abas Noordin

    Dear Bros,
    Askm.

    In politics as in personal motivation, there is no shortage of over-zealous but well-meaning pros gifted with the talent of sexing up a plain piece of history into a juicy story, so complete with jaw-dropping and heart-stopping details – cooked up details. Their creative skill at playing with the audience’s imagination – wild imagination if I may add – is enviable. The better lettered among them have gone on to author successful how-to-speak-in public best-sellers that earn them uninterrupted streams of cash with every breadth they take.

    The spiritually depraved, fee paying unconsummated audience find joy if not also addictive entertainment in their professional ‘performances’. As for me, I often doubt if the gossipy old-wives’-tale performances are any good at motivating the audience to any worthwhile real-life endeavours. I admit, I could be so wrong. But like most of you, I can only speak as a layman, like a layman; I am no hands-on educationist nor am I a practising psychologist. Like most of you, I am light years away from ever being an award winning maker of documentary films on soft skill let alone on mass communication.

    When they-ought-to-know-better ustazes and uztazahs engage in similar technique and style, it should raise more that just eye brows, don’t you think?

    The seerah of Nabiyy Yousuff a.s., as we have been rightly or wrongly told, is filled with tear-jerkers, suspense and thrills. As far as meeting ‘customer satisfaction’ is concerned, I have yet to sit over a Spanish telenovela that is anywehere near the ‘quality’ the seerah is delivering.

    I thought there is a natural tendency by most narrators to over-dramatise the human weaknesses and failings, and internal conflicts within them, never mind which Islamic University he or she gets his or her PhD in Islamic History from. Both Yousuff and Zulaikha ‘characters’ represent the epitome of all those rightly forgiveable human failings, youthful innocence and naïveté, feminine and masculine carnal desires, etc, etc. We could at all times identify with these characters even if none could stake any share of claim on their mesmerising good looks, or good fortune, or sticking-a-dagger-in-the-back history.

    Relating the seerah in that manner – in a longish du’aa creatively-styled for a wedding – where the guests are mostly Islamically ignorant of which part is Quranic and which is Israeliyyat is at best precarious; it is precarious to the cause of the preserving and protecting the truth – the authenticity of historical truth. And it is all the more precarious when done at a time when Sex-In-The-City story telling skills are more prized than dexterity in brain surgery! Which is our society in the making. One really needs to exercise due care when speaking on an “Islamic” pedestal. One should never go beyond what is clearly and indisputably Quranic in terms of authenticity.

    Abas NOORDIN
    VSc2 1972 Idris MCOBA 2081 Life.

  11. ZULAIKHA Says:

    ASSALAMUALAIKUM….
    MMANG ZULAIKHA DALAM HIDUP NABI YUSUF MACAM ITU, TAPI KALAU KORANG SEMUA CAKAP MACAM TU, NANTI FIKIRAN MANUSIA KAT MUKA BUMI NI DAH SET YG ZULAIKHA TU JAHAT. JADI MACAM MANA DENGAN NASIB ZAYA KALAU SEMUA BENCI DENGAN ZULAIKHA, SESUNGGUHNYA ZULAIKHA ITU MAKHLUK ALLAH, SEBAHAGIAN DRPD HIDUP DAN UJIAN NABI YUFUF DARI ALLAH! KESIAN AKU….WAWAWAWA!!!
    SALAM.

  12. ZULAIKHA Says:

    salam. sowi..ad cket mslh ejaan dlm mcg kt atas coz aku tulis dlm keadaan geram….

  13. inspigoblog Says:

    zulaikha,

    sudah tentu ada yusuf dan ramai lagi yang akan menyukai dan memberi cinta sejati kepada saudari. Begitu juga dengan muhammad. tidak semua muhammad perangai macam nabi. tidak semua muhamad didunia yang disukai dan dicintai.

  14. saya Says:

    mohon istighfar semua…

    cerita itu ada dalam alquran tapi nama zulaikha takde dinyatakan pun.
    perkara paling penting di sini, jgn mencela manusia yang telah bertaubat. Taubatnya diterima oleh Allah. Jika Allah dah terima, siapa kita sebagai manusia kerdil utk menghinanya??? Silap hari bulan kita pula yang mendapat dosa. pelajari dari ceritanya, bertaubat kepada Allah….Mohon Allah menjaga aqidah kita semua…Amin

  15. neo rantissi Says:

    http://saifulislam.com/?p=2208

    Tiada sumber sahih yg menceritakan perkahwinan mahupun percintaan antara Nabi Yusuf a.s. dan Zulaikha. Nama Zulaikha itu sendiri menjadi persoalan krn x pernah disebut dlm mana2 ayat dlm Surah Yusuf atau Hadith2 sahih. Sila rujuk link di atas. Kepada penulis, kenapa tak sertakan ayat2 dlm Surah Yusuf juga yg membuktikan wanita yg dinamakan ‘Zulaikha’ itu telah bertaubat dan Allah SWT menerima taubatnya? Jangan diungkit kesalahannya kerana dia telah diampunkan Allah SWT.

  16. firaqness Says:

    Assalamualaikum

    Terlebih dahulu sebagai orng Islam, seharusnya kita memahami dengan sebenarnya sebelum melemparkan apa-apa persepsi terhadap Zulaikha. Rujuk AlQuran, memang benar Zulaikha dan perempuan bangsawan lain mempunyai akhlak buruk mulanya, tetapi siapalah kita mahu mengungkit kesalahan orang lain tatkala mungkin orang itu telah bertaubat dan diampun Allah … siapalah kita..

  17. Mujahid Marwan Says:

    salam wahai pengunjung2 web ini. Anda semua sedar tak apa yg sedang anda bincangkan?… Anda mengatakan ttg Zulaikha tetapi tahukah anda tiada satu pun hadis sahih yg memberitahu bahawa watak perempuan dalam surah yusuf bernama Zulaikha. Anda menuduh orang lain sebagai buta AQ tetapi tahukah anda bahawa anda juga buta AQ?.. Cuba lihat ayat yg lain dlm surah Yusuf, kelihatan Allah telah memberi hidayah dan menerima taubat kepada perempuan tersebut (Zulaikha). So, who are u untuk mengungkit2 kesalahan org? Fikir-fikirkalah sahabat. Cermin diri sendiri dahulu sebelum bagi cermin tu kat orang lain…

  18. Amir Says:

    It is interesting to note that your malay translation has Zulaikha’s name in parenthesis. Is this the understanding of the translators?

    I can only recall one female being mentioned by name in the Quran. And that happens to be Mary the mother of Jesus.

    This is a good example of how God’s revelations have been extrapolated over time or polluted with hearsays. A reminder for us to stick closely to the Quran and (since ignorant of the arabic language) to refer to a number of translations.

    Anyhow, this article has prompted me to read the entire surah again and my thanks to you.

    Amir

  19. inspigoblog Says:

    Saya,mujahid, firaqness dan neo,

    Saudara sekelian salah sasaran. Saya hanya mempersoalkan ustaz, jurunikah, dan agamawan yang menyelitkan nama yusuf dan zulaikha didalam doa pengantin. Saya berpendapat doa supaya pengantin jadi seperti yusuf dan zulaikha lebih mernuruti dan mengagungkan berahi dan nafsu percintaan yang di semadikan dalam puisi sufi nurudin abdurahman jani, yusuf dan zulaikha bukanya alquran.

    Jika dikaji sejarah mesir lama, abdulaziz yang disebut didalam QURAN sezaman dengan sejarah nabi Yusuf adalah Pontiphar, pegawai besar kerjaan Firauan, bapa angkat nabi Yusuf dan isteri beliau adalah Zulaikha.

    Cerita yusuf digoda juga terkandung dalam OLD TESTAMENT.

    Quran membawa cerita benar. Quran membawa pengajaran bahwa nafsu, berahi, adalah cabaran manusia. Mampukah kita menjadi nabi Yusuf yang sanggup di penjara untuk melindungi taqwanya dari godaan isteri Abdul AZIZ?

    Persoalaannya kenapa didoakan pengantin supaya dicintai dan diberahi tak terkawal?

    Didalam Surah Yusuf Isteri Abdul Aziz yang telahmenfitnah Yusuf telah dirujuk olih Firaun adakah Yusuf Benar. Isteri Abdul Aziz yang diinferkan sebagai Zulaikha menjawab Ya, yusuf tidak bersalah yang membolihkan Yusuf menjadi orang kepercayaan Firaun menjaga Perbendaharaan.

    Samada Zulaikha taubat atau tidak bukanyan persoalan yang saya debatkan disini.

  20. tok_mudim Says:

    Assalamualaikum,

    Saje nak mencelah sedikit..

    Dari mana datangnya nama ZULAIKHA?

    Dari cerita2 Israiliyat? Old Testament mmg ada kisah Nabi Yusuf (dipanggil Joseph) tapi kita kena berpegang kepada Al-Quran & hadith.

    Allahu’alam

  21. inspigoblog Says:

    The great Sufi poet Rumí, drawing on this earlier epic, wrote the most important of the literary retellings of Joseph, the long mystical romance, Joseph and Zulaykhá (1484 CE.). It was the first to so thoroughly interpret the story allegorically as a contest between uncontrollable human passion and idolatry (symbolized by Zulaykhá, the wife of Potiphar) and divine or mystical love (symbolized by Joseph) and to dramatize how the two are resolved and eventually harmonized in perfect union. He also treated the story as symbolically parallel to the mystical story of Majnun and Layli. From this seminal work by Jámí sprang “an impressive number of imitators” exploring this new theme.

    Adakah penting isteri Al AZIZ itu diberi nama Zulaikha ke, Siti Nuhaliza ke, minah ke?

  22. mrblinc Says:

    salam..

    sekadar mencelah.. trima kasih kpd tuan pnya blog krn telah membangkitkan isu ini.. siapa sangka hal ini boleh menjadi isu yg cukup hangat..

    zulaikha! satu nama yg tidak pernah disebut dlm Al-Quran, namun menjadi sebutan umat sepanjang zaman, digandingkan pula dgn seorang nabi Allah yg cukup terkenal dgn ketampanannya, iaitu Yusuf A.S.. persoalannya, siapakah sbnrnya wanita ini?? bagaimana pula budi pekertinya??

    Al-Quran hanya memberikan sdkt penjelasan kpd pertanyaan2 td.. dia adalah isteri seorang al-aziz Mesir, yg pernah menggoda Yusuf supaya tunduk kpdnya, melakukan perkara yg terkutuk, namun Yusuf, atas bimbingan Allah (dlm ayat 24) terselamat drpd godaan tersebut..

    inilah sdkt latar blkg mengenai wanita tersebut yg bisa kita dapatkan drpd sumber yg paling shahih (Al-Quran).. dikisahkah bhw dia adalah seorang wanita yg pernah tergoda dgn ketampanan Yusuf, namun akhirnya dia mengakui akan kesalahan tersebut (dlm ayat 51)..

    dlm salah satu riwayat, dikatakan Nabi Yusuf dan Zulaikha akhirnya bertemu kembali, di mana pd waktu itu -wallahu a’lam- dikatakan Nabi Yusuf pula yg tergila-gilakan Zulaikha, mendambakan cintanya.. namun begitu riwayat2 spt ini sbnrnya tidak dpt dipertanggungjawabkan..

    bermula dr sinilah, kisah cinta antara Yusuf dan Zulaikha mula diabadikan dlm masyarakat.. begitulah indahnya kisah cinta dua orang insan ini..

    hebat! itulah kata yg mampu diucapkan.. begitu hebat peranan kisah ini dlm memalingkan umat Islam drpd inti ajaran Al-Quran yg sbnrnya.. siapa sangka, dlm berpuluh2 ayat Al-Quran yg menceritakan kisah Yusuf ini, hanya bahagian ini yg menjadi tumpuan umat..

    Al-Quran seolah2 menjadi sebuah kitab yg menghimpunkan kisah2 romantik umat zaman dahulu, sehingga hilang tujuan asal penurunannya, iaitu sbg petunjuk bg org yg bertaqwa (surah Al-Baqarah, ayat 2)..

    begitu byk pengajaran yg diselitkan oleh Allah dlm surah tersebut, namun perkara2 di atas juga yg dijadikan fokus utama.. di mana nilainya keimanan Yusuf A.S ketika berhadapan dgn seorang wanita yg cantik dan kaya, namun baginda berjaya menahan dirinya?? entah hilang ke mana..

    ke mana hilangnya kehebatan Yusuf A.S dlm menyampaikan da’wahnya kpd teman2 sepenjaranya sebagaimana yg termaktub dlm ayat ke 37-40?? inti ajaran tauhid yg disampaikan oleh Yusuf kpd kedua2 teman sepenjaranya itu ternyata tenggelam dlm bygn kisah cinta yg tidak dpt dipertanggungjawabkan keshahihannya..

    ke mana pula hilangnya nilai kesabaran Yusuf dan ayahnya, Ya’qub A.S, ketika kedua2nya dihadapkan kpd ujian2 yg cukup berat?? mgkn anda patut mula mencari di manakah hilangnya nilai tersebut..

    hmm, sy rs itu shj yg boleh sy sebutkan di sini.. entah mengapa, stiap kali sy melihat perkara ini berulang, sy berasa cukup sedih.. melihatkan umat seolah2 hilang kesedaran mereka.. Al-Quran diletakkan di atas rak, sehingga menjadi kitab hiasan, bukan lg kitab panduan.. menjadi kitab yg hanya dicari apabila berlakunya kematian..

    *****

    sedih.. melihatkan umat semakin jauh drpd agama mereka..
    sedih.. melihatkan umat seolah2 hilang tujuan hidup mereka..
    sedih.. melihatkan umat menghabiskan waktu membincangkan hal2 yg tidak sepatutnya..
    sedih.. melihatkan umat yg tidak mengenal apa itu Al-Quran..
    sedih.. melihatkan umat yg tidak mengenal apa itu As-Sunnah..
    sedih.. melihatkan umat lebih dekat dgn AF (akademi fantasia) drpd AS (Al-Quran dan As-Sunnah)..

    *****

    ya Allah, selamatkanlah aku drpd fitnah di akhir zaman..
    ya Allah, tetapkanlah langkahku atas jalanMu yg lurus..
    ya Allah, bimbinglah daku supaya terus mengikuti sunnah RasulMu..
    ya Allah, selamatkanlah aku drpd azabMu yg berat dan pedih..
    ya Allah, izinkanlah aku utk melangkah ke dlm syurgaMu kelak..
    ya Allah, berikanlah daku kekuatan utk senantiasa mendoakan hal yg sama kpd seluruh hambaMu yg beriman kpdMu..
    ya Allah, makbulkanlah doaku..
    amin ya Rabba Al-’Alamin..

  23. saya Says:

    bersyukur apabila ada yg sudi menegur…sila rujuk http://www.saifulislam.com

  24. ainn Says:

    jgnlah kita berbalah ttg hal ini..byk lgi y kite perlu fikir utk ummat..
    kpd penulis blog ini…fikirkanlah..apakah niat sbenar anta menulis kisah ini??
    adakah utk mengutuk insan y telah ALLAH terima taubatnya??
    fikirkanlah…
    kita ini y masih byk dosa2 y blum diampunakan ALLAH..perlukah menambah dosa lagi??
    marilah istighfar byk2…astaghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah..
    smg ALLAH ampunkan kita semua…

  25. inspigoblog Says:

    ainn
    saya hanya memprovokasi ustaz-ustaz supaya membaca Quran. bacalah komen diatas, dan bacalah Quran. Teliti surah Yusuf. jangan terkeliru dengan syair ahli sufi dan hadis yang tak tentu usul. bacalah ahsanul hadis.

  26. Pg Metassan Says:

    Askm. Saya sangat tertarik dengan Surah Yusuf dan telah banyak kali membacanya. Memang benar tidak ada disebut Zulaikha dalam Surah Yusuf. Siapakah Zulaikha? Apakah isteri Al-Aziz itu bernama Zulaikha? Saya belum berjumpa dengan jawapan yang tepat.

    Saya pernah berjumpa dengan seorang teman yang saya anggap dibuat sebagai rujukan dalam ilmu agama. Saya tanya pada beliau tentang Zulaikha. Spontan beliau mengatakan tidak ada hadis sahih yang menyebut tentang Zulaikha. Seterusnya beliau menekankan bahawa mungkin kisah Yusuf dan Zulaikha itu diambil dari cerita-cerita Israeliat, yang tidak boleh dibuat pegangan.

    Saya sendiri tidak setuju dengan doa pengantin yang mengaitkan Yusuf dengan Zulaikha. Jika sekiranya isteri Al-Aziz itu bernama Zulaikha, tidak ada bukti konkrit bahawa ‘Zulaikha’ bernikah dengan Yusuf.

    Dari itu adakah patut kita mendoakan pengantin baru dengan mengambil berkat dari hubungan Yusuf dan ‘Zulaikha’, sedangkan ‘Zulaikha’ itu adalah isteri orang?

    Semoga kita tidak mudah mudah mengaminkan doa yang tidak pasti kesahihannya.

    Saya boleh dihubungi melalui
    pgmetassan@yahoo.com

  27. inspigoblog Says:

    Pengiran,
    ini cerita cinta agung, antara yusuf dengan tuhan nya.

  28. raudhah Says:

    salam..

    rujuklah pada yang sahih (Jumhur ulama’ dan ijtihad mereka) tanpa mengandaikan ayat-ayat al-Qur’an mengikut persepsi sendiri.Wajarkah kita membincangkan “ikut suka diri sendiri” seorang wanita yang Allah letakkan semulianya di samping Nabi Allah Yusuf a.s. Bagi yang masih tertanya2 saya berpendapat salah satu artikel blog ini, http://saifulislam.com/?p=2208 mungkin boleh membuka serba sedikit minda dan kefahaman (p/s: jgn mengandaikan artikel ini mewakili keseluruhan pendapat dan ijtihad ulama’dan pakar sejarah, hanya pendapat seorang Muslim yang cukup saya segani)

  29. inspigoblog Says:

    kenapa tidak?
    dijemput melayari
    http://inspigoblog.wordpress.com/2008/01/08/reading-the-koran-by-tariq-ramadan/

    pelik dengan ungkapan, “seorang wanita yang Allah letakan semulianya disamping Nabi Allah Yusuf”

    Saya hanya menumpu kepada surah yusuf, Al Quran , sebagai panduan utama, Alquran Ahsanul Hadis, Hadis yang Terbaik.

    Tanda-tandaNya dimana-mana dan tidak menghadkan kepada Jumhur AUlama dan Ijtihad mereka.

  30. anirah Says:

    band aje blog ni..

  31. Ambuyat El-Binangkit Says:

    SILA BACA:
    Kekalutan Doa Pengantin Yusuf Dan Zulaikha
    http://ambuyatel-binangkit.blogspot.com/2008/12/kekalutan-doa-pengantin-yusuf-dan.html

  32. Ambuyat El-Binangkit Says:

    Tahniah kepada tuan kerana SEDIA MENERIMA TEGURAN…
    Allah yaftah 3alaik…..

  33. inspigoblog Says:

    Niat saya hanyalah untuk mengerakan seberapa ramai membaca dan memahami alquran. Setiap orang berhak mentafsirkannya mengikut fahaman dan kemampuan tetapi insyallah doa untuk diberikan hidayah dan dilindungi dari godaan syaitan yang direjam akan dimakbulkan dan kewenaran hakiki diperolihi

  34. pengunjung blog Says:

    salam..
    sy tahu niat inspigoblog baik…supaya kita tahu makna doa yg kita aminkan.
    tp, penting juga untuk kita pastikan tulisan kita tak disalahtafsirkan..

  35. jo blogg Says:

    mana boleh “setiap org berhak mentafsirkannya mengikut fahaman dan kemampuan”, bang oi!!!!
    padanla Sisters in islam suka suka je tafsir…ada org macam tuan yg berfikiran macam ni….
    Malay college ajar secularisme, LOL!!!!

  36. inspigoblog Says:

    Allah sendiri telah menjanjikan, Alquran ini mudah, islam ini mudah.
    Didalam mencari kebenaran hakiki melalui alQuran, adab dan tertibnya juga ada.
    Bermula dengan auzubillah dan diikuti dengan bismillah, doa dan niat yang betul menjanjikan hidayah dan kebenaran. Insyallah.

    “Throughout the Muslim world, in mosques, in homes and in the streets, one can hear magnificent voices reciting the divine Words. Here, there can be no distinction between religious scholars (ulema) and laymen. The Koran speaks to each in his language, accessibly, as if to match his intelligence, his heart, his questions, his joy as well as his pain. This is what the ulema have termed reading or listening as adoration. As Muslims read or hear the Text, they strive to suffuse themselves with the spiritual dimension of its message: beyond time, beyond history and the millions of beings who populate the earth, God is speaking to each of them, calling and reminding each of them, inviting, guiding, counseling and commanding. God responds, to her, to him, to the heart of each: with no intermediary, in the deepest intimacy.

    No need for studies and diplomas, for masters and guides. Here, as we take our first steps, God beckons us with the simplicity of his closeness. The Koran belongs to everyone, free of distinction and of hierarchy. God responds to whoever comes to his Word. It is not rare to observe women and men, poor and rich, educated and illiterate, Eastern and Western, falling silent, staring into the distance, lost in thought, stepping back, weeping. The search for meaning has encountered the sacred, God is near: “Indeed, I am close at hand. I answer the call of him who calls me when s/he calls.”

    http://inspigoblog.wordpress.com/2007/03/28/from-the-archive-divorce-perceraian-di-kacamata-muslim-malaysia/

    http://inspigoblog.wordpress.com/2008/01/25/reading-the-koran-the-book-is-like-a-compass/

  37. muna_ Says:

    inspiGoblog mungkin berniat baek tp tak semua pemahaman berdasarkan buku tu elok.. berguru dgn buku sahaje, takut jd sesat.. termasuk lah dgn AQ.. bile kite bace sendiri AQ tanpe penterjemahan atau maklum balas akal fikiran dr seorg yg bername tuan guru (manusia yg lebih Arif) maka jadilah kite menterjemah isi kandungan AQ sesuke ati.. tu yg jadi ’setiap org berhak mentafsirkannya mengikut fahaman dan kemampuan..’ maka akan ada berbagai2 tafsiranlah nnt.. ini yg ditakuti..
    benar kite tak patut mengaminkan doa jike kite tak tau maksudnye.. yg itu saye mmg setuju bangats.. tetapiii… bile saudara(i) merasekan yg doa tersebut lebih kepade mendoakan bakal isteri kite menjadi ‘isteri yg curang seperti zulaikha’, maka silalah suggestkan doa yg sewajarnya untuk dibacekan oleh para imam & diaminkan oleh para hadhirin dlm majlis2 perkahwinan.. complaining without suggesting is such an irritating manner..
    yg penting niat kite semase berdoa tu, insyaAllah.. ape yg kite nak jadi pd perkahwinan kite, pd isteri atau suami kite.. sy juge mengaminkan doa nabi Yusuf & Zulaikha tersebut semase majlis perkahwinan sy.. alhamdulillah setakat ini tiada ape yg tidak elok yg berlaku & mudah2an tiadalah jue hingga akhirnya..
    =)

    ~sharing is caring~

  38. perempuan Says:

    inspigoblog // wow. ramai jugak ye pengunjung yg tak reti bace mengikut konteks. mesti ramai tak dpt A untuk bm pemahaman mase upsr ni.

    muna // kalau membace alquran sendiri tak bermakne ade diri kite ngan quran saje. Tuhan kan ade.

  39. zarliza Says:

    ketahuilah segala sirah para nabi dgn mengambil kira sumber yg muktabar sebab digeruni akan terjerumus ke lembah orientalis…!

  40. inspigoblog Says:

    zarliza, siapa yang sdr teguri, yang pro atau yg kontra. pada saya ilmu dan kebenaran tidak mengenal timur atau barat, oriental atau occidental, arab atau melayu

  41. ida Says:

    “Niat saya hanyalah untuk mengerakan seberapa ramai membaca dan memahami alquran. Setiap orang berhak mentafsirkannya mengikut fahaman dan kemampuan tetapi insyallah doa untuk diberikan hidayah dan dilindungi dari godaan syaitan yang direjam akan dimakbulkan dan kewenaran hakiki diperolihi”

    belajar perlu berguru, apa tah lagi ilmu agama…guru perlulah yg faham dan berilmu tinggi dalam agama.. hadis, sunnah terutamanya Al-Quran tidak boleh ditafsirkan sesuka hati…tu yg ada ajaran sesat tu…

    p/s : tau niat penulis blog mengajak ke arah baik…

  42. inspigoblog Says:

    siapa cakap tu????

  43. Zack Says:

    kamu tidak akan memahami selagi kamu tidak mengerti
    apa artinya kiasan..
    dlm Kalam Allah mempunyai dua maksud..satu yg terzahir yg lagi satu yg sembunyi. Semoga Allah buka pandangan Kasyaf kpd kalian. Amin Ya Rabbal a’lamin.

  44. warteqq Says:

    i tension sgt dgn bf i, dia mcm x blh berenggang dgn mak dia. mak dia pn mcm x fhm2 yg ank dia tu dh bsr dan ptut buat keputusan sendiri. klau syg ank sekali pn b’pd2 lah. i dh lah b’cinta jarak jauh dgn bf i ni, bila sekali sekala dia nk dtg jmpa i, mak dia x bg dgn alasan nnt balik, duit x ckup lah, x dpt bg duit utk blanje rmh. aduh…sakit btol jiwa i. susah lah mcm ni mak jenis nk control ank. klau ank tu girl x pe lg, ni boy..benci lah hidup dgn laki mcm ni. x tau nk buat ape lg. nnt i sruh dia dtg jmpe i jgk, mak bpak dia kcik hati, x psl2 di cop ank derhaka.

  45. warteqq Says:

    patut kah i bersama dgn lelaki mcm ni? i takut kesan yg lebih buruk akan berlaku apabila kami dah berkahwin nanti.

  46. Nama aku Din Says:

    TERKASIMA MEMBACA SEBAHAGIAN DARI KOMEN DI BLOG INI..

    SYUKUR PADA MU YA ALLAH…

  47. zara Says:

    tapi bukankah di akhir cerita. setelah yusuf a.s. menjadi pembesar mesir. nabi yusuf as kembali kepada zulaikha. dan mereka berdua berkahwin (al aziz telah meninggal dunia)…akhirnya they live hapily ever after…

  48. zara Says:

    dan zulaikha telah bertaubat dan doa itu mungkin dituju setelah zulaikha n yusuf a.s kahwin

  49. ajey Says:

    minta izin untuk copy ke blog saya

  50. inspigoblog Says:

    ajey,
    dengan hormat diizinkan tetapi jangan lupa diberikan kredit rujukan

  51. aburedza Says:

    Assalamualaikum

    Ada sedikit maklumat dan rujukan tambahan mengenai tajuk ini di blog :
    http://aburedza.wordpress.com/2009/06/25/371/

    Terima kasih

  52. jumarto Says:

    salam kepada semua!!!!!!!! Yusuf adalah Utusan Allah, jadi pantaslah kalau zulaikha tergoda kepada sang kekasih pencipta alam semesta beserta seisinya, yang lebih terpenting hari ini untuk kita adalah, bagai mana kita mengambil sejarah itu untuk kita renungkan sehingga sampai kehati yang sangat dalam, agar meninggkatkan juga cinta kita kepd sang pencipta kita….saya sendiri setelah membaca sejarah yusuf and zulaikha rasanya kepingin menyaksikan betapa bersinarnya wajah yusuf yang dikatan sbg makhluk yang tertampan and begitu juga ingin melihat betapa cintanya zulaikha itu kepada yusuf sehingga dia meninggalkan negaranya hanya untuk menemui sang kekasih, padahal itu belum pasti karna hanya mimpi belaka, oleh zulaikha sapami ia jatu sakit dan bahkan ketiaka sudah bertemu dengan yusuf iapun juga sakit malah semakin sakit, barualh ia bahagia ketika ia taat kepada sang pencipta yaitu ;Allah, akhirnya barulah ia menjadi sang kekasih yusuf setelah ia meykini yang bahwa Tuhan itu Esa (satu) Hanya Allah. tidak kepada yang lain….

  53. kAz Says:

    slm.
    sy sgt bersetuju dgn mine
    Allah itu Maha Pengampun dan siapalah kite untuk menentukan org itu berdosa atau tidak. Allah akan mengampunkn dosa hamba2NYA selagi mana hamba itu bertaubat dan xkn mengulangi perbuatan itu. Zulaikha telah diberi anugerah oleh Allah s.w.t untuk bersama Nabi Yusuf dan menjadi sebahagian drpd hidup baginda. Bukankah tiap 1 kejadian itu ada hikmahnya. So,
    apa yg saya nmpk disini, taubat Zulaikha telah diterima dan telah diangkat darjatnya menjadi isteri kpd seorg Rasul. Dan di sini juga dpt kita lihat betapa Allah itu MAHA PENGAMPUN kpd hamba2NYA.

  54. eyda Says:

    ni saya dapat dari seorang pengomen n sayu bila baca kisah cinta zulaika pada nabi yusuf..
    Allah sajalah Yang Maha Mengetahui.

    Tahukah siapa itu Zulaikha? Siapakah suaminya? Suaminya seorang menteri yang mati pucuk,Dan Zulaikha sebagai isteri seorang menteri tahu menjaga maruahnya tetapi Allah memang menjadikan Nabi Yusuf sebagai seorang yang paling kacak di mukabumi ini.
    Zulaikha.. kalau dia mahu dia boleh keluar mencari mana-mana lelaki untuk memuaskan nafsunya tapi itu tidak berlaku. Dan sebagai jawapan kepada cerita buruknya yang diumpat keji orang luar ketika itu, beliau telah menjemput beberapa orang wanita yang mengumpatnya untuk memotong buah-buahan dan disuruhnya Nabi Yusuf lalu dihadapan mereka. Demi melihat Nabi Yusuf sahaja mereka telah terpotong jari sendiri dan tidak merasa sakit, terpegun dek keindahan Nabi Yusuf.
    Lalu dikatalah oleh Zulaikha “kamu semua baru melihat sekali sudah terpotong jari kamu, bagaimana dengan saya yang melihatnya setiap hari?” Zulaikha tidak berhati kejam. Dia menurut naluri insani lebih lebih lagi dia wanita. Dan dia belum lagi curang. Dia tidak meniduri Nabi Yusuf. Cinta adalah subjektif, kita boleh memaksakan cinta pada suami kita tapi naluri kita hanya kita yang tahu
    Semua orang memikirkan tindakan Zulaikha meminta suaminya memenjarakan Nabi Yusuf sebagai satu pengainyaan.. Takdir Allah menentukan bahawa Nabi Yusuf hanya akan ditarbiah di dalam penjara. Seperti mana Allah mentarbiah junjungan kita di Gua Hira’. Tindakan Zulaikha hanyalah untuk membantu dia melupakan Nabi Yusuf.
    Jadi selepas itu apa terjadi kepada Zulaikha??? selepas Nabi Yusuf dibawa keluar dari rumahnya ke penjara, jiwa Zulaikha bergoncang hebat, separuh dari akal dan hatinya terbang melayang merindukan Yusuf dan kerana tidak tahan menanggung azab perasaan, dia telah meminta diceraikan oleh suaminya Menteri Aziz dan selepas bercerai Zulaikha menjadi wanita jalanan dan gila, dimulutnya hanya menyebut nama Nabi Yusuf sahaja tak henti henti siang dan malam.
    Oleh kisahnya nabi Yusuf setelah berjaya hidupnya menjadi menteri, pada satu hari telah berjalan-jalan di jalanraya Mesir dan terkejut melihat seorang wanita tua duduk di pinggir jalan memanggil-manggil namanya. bayangkan berapa lama sejak dari nabi yusuf di penjara sampai menjadi menteri..dan keadaan Zulaikha begitu.
    Bila melihat wanita itu barulah Nabi Yusuf tahu itulah ibu angkatnya Zulaikha yang mencintainya sepenuh hati. Atas perintah Allah, dia mengambil Zulaikha pulang ke rumah, disuruh bersihkan dan dia meminta Zulaikha beriman dengan Allah. Dengan mudah Zulaikha melakukannya dan setelah dipulihkan dirinya maka dengan perintah Allah nabi Yusuf mengahwini Zulaikha. Ketika ini Zulaikha telah dipulihkan Allah kecantikkannya.
    Oleh Zulaikha kerana terharu Nabi Yusuf dan Allah menerimanya, telah beribadat siang dan malam mensyukuri nikmat itu sehinggakan disatu ketika, cinta Zulaikha kepada Nabi Yusuf telah pudar diganti cinta Zulaikha kepada Allah. Pada satu malam, nafsu Nabi Yusuf telah memuncak tetapi dilihatnya Zulaikha masih lagi beribadat dengan tekun dan oleh kerana tidak tertahan lagi maka ditariknya baju Zulaikha dari belakang bagi menghalang Zulaikha memulakan ibadat yang baru dan baju itupun koyaklah.
    Kejadian ini adalah kifarah atau gantian atas kejadian memalukan oleh Zulaikha kepada nabi Yusuf dulu. Dan berkatalah Nabi Yusuf kepada Zulaikha..” wahai isteriku, Allah telah mentakdirkanku dengan beberapa orang keturunan” barulah lembut hati Zulaikha dan mereka pun bersatu.
    cinta Zulaikha tulus suci dan penuh pengorbanan

    hati saya sayu bila membaca kisah ini dan xdapat di sahihkan ketulenannya..
    Allah saja Maha Mengetahui

  55. inspigoblog Says:

    rujuk dan bacalah hadisku yang terbaik… ahsannul hadis iaitu alquran. Yang lain adalah tahyul atau kurang baik

  56. ari Says:

    hai ,kisah ini sudah berlalu ,buang yang keruh ambil yamg jernih.jangan pandai2 menghina orang.zulaikha pun mengaku salah selepas kejadian itu tapi keluarga merekamenyuruh nabi yusuf merahsiakannya.tetapi selepas dia menjemput kawan2nya dia mengakuinya tetapi untuk nama baik keluarga,nabi yusuf terpaksa diuji masuk penjara.tapi nabi yusuf reda dan lebih rela ke dalam penjara daripada terpengaruh untuk buat kejahatan.Akhirnya,zulaikha mengakui salahnya dan bertaubat termasuk semuayang hadir jamuan setalah kes itu disebut semula.jadi mereka sudah pun bertaubat dan diterima kembali.apasal kamu mengutuk pula?

  57. johan Says:

    Asalamualaikum teman2ku, sebenarnya cinta yagn agung adalah kepada allah dan nabi saw. apa pun moral cerita ini adalah untuk memberikan tauladan kepada kita semua cinta pada allah adalah kemuncak kejyaan hidup ini. dalam usia saya yang menghampiri senja ini, wpun sukar dinyatakan masih lagi mendambakan cinta sejati seoranng insan wanita namun ku hampa kerana cinta insani hanyala sementara, kekasih allah lah yang abadi.. amin

  58. keni Says:

    assalamualaikum,ana nk tanye sket.mcm mn dgn balqis,rabiatul adawiyyah,saidina umar dan ramai lg para sahabat dan tabiin y mempunyai sejarah lampau y teruk?fikrkan………

Leave a Reply