Kebangkitan JAKARTA

Saya berada di jakarta minggu lepas dan saya menganguminya, seperti kagumnya saya pertama kali menjejakinya 20 tahun lalu. Berbeza sekali Jakarta kali ini, jika dibandingkan 10 tahun lalu semasa krisis kewangan Asia. Malahan jika dibandingkan dengan Jakarta pada 2006, jakarta kini menunjukan ciri-ciri kebangkitan kota yang bertambah yakin.

Buat pertama kalinya, saya melihat langit biru. Saya melihat, taman dan pagar rumpai dibelai. Saya melihat batu-batan pejalan kaki diganti.

Saya melawat  kantor teman dan kompleks pejabat yang bercitarasa. Lobi-lobi hotel dipenuhi sitampan dan perawan penuh gaya. Tempat makan dan hiburan malam mula  becambah. Saya melihat kelompok kelompok kekayaan yang meletakaknnya sebagai kota yang paling ramai orang kaya asia.

Membandingkan Beijing dan Jakarta, saya berani katakan CINA itu rajin satu mitos. Saya lihat anak-anak Batawi yang enterprising, berkerja keras yang menunggu dilepaskan dari sangkar.

Jakarta kota sopistikated Asia.

Prasarananya, bagaimanapun teruji setiap hari.  Dihari sepatutnya saya terbang pulang, jalan kebandara ditenggelami air. Namun saya tidak mengeluh dan gusar untuk menangguhkan perjalanan.

Lihat dan tunggu lkebangkitan Jakarta. Saya senang sekali.

Advertisements

2 Responses to Kebangkitan JAKARTA

  1. admin says:

    sorry.. i just could not see if ‘ Lobi-lobi hotel dipenuhi sitampan dan perawan penuh gaya. Tempat makan dan ….anak-anak Batawi yang enterprising, berkerja keras yang menunggu dilepaskan dari sangkar.” sebagai satu kebangkitan Jakarta”, apa bedanya dengan Kuala Lumpur, Kota Bharu?. Mohon pencerahan..

  2. inspigoblog says:

    Jakarta zaman Suharto gah sekali. Namun ia tidak kekal lama. Semasa Krisis ekonomi jakarta tak bermaya. Semasa reformasi, ketidaktentuan melanda. Kini institusi presiden dan institusi parlimenya telah di rombak satu struktur yang kukuh membolihkan perubahan positif dilaksana.
    Kemandirian menyebabkan rakyatnya bekerja keras dan suasana selepas reformasi membolihkan orang orang kecil , peniaga kecil cari makan. Sebelum reformasi sukar sekali berurusan dengan syarikat kecil dan sederhana (SME) kerana semuanya gede-gede dek dasar monopoli dan korupsi. Kini SME merecup menjana ekonomi kota.
    Apa bezanya dengan KL,KB? Jakarta gergasi pak. Ada 200 juta pembeli. Jakarta dan kawasan sekeliling ada 20 juta. KB? 500000. ekonomi bilangan.
    Sekiranya anak-anak batawi diajar bahasa Inggeris, Indonesia jadi seperti India malahan lebih mantap dan ganteng.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: